Selasa, 10 Mei 2011

Potret Wanita Di Akhir Zaman

*Ali Bin Abi Thalib : Saya dan fatimah bersama-sama berkunjung kepada Rasulullah kami mendapati beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau, Apakah yang menyebabkan engkau menangis wahai rasulullah?

* Rasulullah SAW Menjawab : pada malam aku di isra'kan ke atas langit, saya melihat orang² dalam keadaan sangat di siksa. Maka ketika aku teringat keadaan mereka,aku menangis

*Ali Bin Abi Thalib : Wahai Rasulullah,Apakah yang engkau melihat itu??

* Rasulullah SAW Menjawab : Aku melihat!
1. Perempuan yang di gantung dengan rambutnya dan otak dikepalanya mendidih
2. Perempuan yang di gantung dengan lidahnya, dan tangannya di keluarkan dari punggungnya, sedangkan minyak air dari neraka ditunagkan kepada kerongkongan nya.
3. Perempuanyang di gantungdengan buah dadanya dari arah punggungnya,sedangkan air kayu zakun dituangkan di kerongkongannya.
4. Perempuan yang di gantung diikat kedua kakinya beserta dua tanganya sampai ubun²nya dililit oleh beberapa ular dan kalajengking.
5. Perempuan yang memakan dirinya sendiri, Sedangkan dibawahnya terdapat api yang menyala-nyala.
6. Perempuan yang memotong badanya sendiri dengan gunting² neraka.
7. Perempuan yang berwajah hitam dia memakan ususnya sendiri.
8. Perempuan yang tuli,buta dan didalan peti dari neraka, sedangkan darahnya mengalir dari lobang bagian badanya (hidung,mulut,dan telinga) sementara badanya busuk dari sebab penyakit lepra.
9. Perempuan yang kepalanya seperti celleng/babi dan badanya himar/keledai yang mendapt siksa seribu macam dari siksaan Allah SWT.
10. Perempuan berbentuk anjing, sedangkan beberapa ular dan kalajengking masuk lewat kubulnya atau lewat mulutnya dan keluar lewat duburnya,sementara para malaikat semua memukuli kepalanya dengan palu gondum dari neraka.


*Fatimah setelah mendengarkan penjelasan ayahnya langsung berdiri dan bertanya : wahai ayahku,buah mata indah mataku,ceritaknlah kepada k apakah amal perbuatan para wanita itu!
* Rasulullah SAW bersabda :"hai Fatimah adapun pekerjaan mereka;
1. Perempuan yang di gantung dengan rambutnya, Karena dia tidak menutup rambutnya atau pakain jilbab dikalangan orang laki².
2. Perempuan yang di gantung dengan lidahnya, Karena dia menyakiti hati suaminya dengan kata²
Tidak seorang perempuan yang mengatakan kepada suaminya:saya belum pernah melihat kebaikanmu,Kecuali Allah menghapuskan amal kebaikanmu selama tujuh puluh tahun, meskipun dia berpuasa di siang hari dan mengerjakan shalat malam.
3. Perempuan yang di gantung dengan buah dadanya, Karena dia menyusu kan anak orang lain tidak seizin suaminya.
4. Perempuan yang di gantung diikat kedua kakinya, Karena dia keluar dari rumahnya tidak se izin suaminya, tidak mandi suci dari haid/dating bulan dan dari nifas (darah keluar sesudah melahirkan)
5. Perempuan yang memakan dirinya sendiri, Karena dia berhias untuk dilihat oleh laki² lain dan suka/senang membicarakan aib orang lain.
6. Perempuan yang memotong baadanya sendiri, dengan gunting neraka , karena dia mempamerkan auratnya atau tubuhnya dikalangan orang banyak.
maksudnya supaya mereka memperihatkan perhiasan dirinya, agar setiap orang yan melihat jatuh cinta kepadanya.
7. Perempuan yang diikat kedua kakinya beserta kedua tanganya sampai ke ubun²nya,dan terbelit pada oleh beberapa ular da kalajengking,karena dia mampu shalat dan berpuasa sedangkan dia tidak mau berwuhdhu,dan tidak mau mengerjakan shalat dan tidak mau mandi jinabat.
8. Perempuan yang kepalanya seperti celleng/babi dan badanya himar/keledai, Karena dia suka adu domba dan suka berbohong.
9. Perempuan yang seperti anjing, karena dia ahli fitnah dan suka marah kepada suami.
pesan:
Ingatlah seluruh peristiwa yang di sampaikan Rasullullah terhadap Fatimah,adalah merupakan suatu kelemahan bagi laki² yang tidak mampu mengendalikanputri²dan istrinya sendiri,bahkan yang sebenarnya itu, paling bertanggung jawab adalah laki²,baik terhadap anak² putri dan istrinya. Rasullullah berlepa tangan memberikan syafaat pada kamum laki² yang tidak bisa mengendalikan putri dan istrinya.

Jumat, 01 April 2011

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai

Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?
Sejarah April Mop
Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.
Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.
Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.
Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.
Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.
Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.
Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.
Jadi, perhatikan sekeliling Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. (sa/berbagaisumber)